Layanan Laboratorium di Puskesmas bertujuan untuk mendukung penegakan diagnosis, pemantauan perkembangan penyakit, evaluasi hasil pengobatan, serta deteksi dini berbagai masalah kesehatan melalui pemeriksaan laboratorium yang akurat, bermutu, dan sesuai standar. Hasil pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu dasar bagi tenaga kesehatan dalam menentukan diagnosis, terapi, dan tindak lanjut pelayanan pasien.
Pelayanan laboratorium diberikan kepada seluruh kelompok usia sesuai indikasi medis, baik untuk pemeriksaan penunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak, penyakit menular, penyakit tidak menular, gizi, maupun program kesehatan lainnya. Seluruh pemeriksaan dilakukan oleh tenaga yang kompeten dengan menerapkan standar mutu, keselamatan pasien, serta pengendalian mutu internal sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain pemeriksaan di laboratorium, Puskesmas juga melakukan pengambilan spesimen, pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan, serta rujukan spesimen atau pasien apabila diperlukan pemeriksaan lanjutan yang tidak dapat dilakukan di Puskesmas.
Ruang Lingkup Pelayanan
Pemeriksaan hematologi sederhana (misalnya hemoglobin/Hb dan pemeriksaan darah rutin sesuai kemampuan Puskesmas).
Pemeriksaan kimia klinik sederhana, seperti glukosa darah, kolesterol, asam urat, dan pemeriksaan lain sesuai kapasitas laboratorium.
Pemeriksaan urinalisis sederhana.
Pemeriksaan kehamilan (tes hCG).
Pemeriksaan penyakit menular sesuai program, seperti tuberkulosis (TBC), HIV, sifilis, hepatitis, malaria, dan penyakit lainnya sesuai indikasi dan ketersediaan layanan.
Pemeriksaan penunjang pelayanan kesehatan ibu, bayi, balita, dewasa, dan lanjut usia.
Pengambilan, penyimpanan, dan pengiriman spesimen sesuai standar.
Pencatatan, pelaporan, dan pengendalian mutu laboratorium.
Rujukan spesimen atau pasien untuk pemeriksaan lanjutan apabila diperlukan.
Manfaat Layanan
Layanan laboratorium membantu tenaga kesehatan memperoleh informasi yang akurat untuk menegakkan diagnosis, menentukan terapi yang tepat, memantau perkembangan penyakit, serta mengevaluasi keberhasilan pengobatan. Melalui pemeriksaan laboratorium yang berkualitas, berbagai penyakit dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif.