Layanan Skrining Usia Dewasa di Puskesmas bertujuan untuk mendeteksi secara dini faktor risiko dan penyakit pada masyarakat usia dewasa sehingga dapat dilakukan pencegahan, penanganan, dan pengendalian sejak awal. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi, meningkatkan kualitas hidup, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif.

Pelayanan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, serta pemeriksaan laboratorium sederhana sesuai indikasi. Selain itu, dilakukan penilaian faktor risiko penyakit tidak menular (PTM), status gizi, kesehatan mental, dan perilaku hidup sehat.

Masyarakat juga mendapatkan edukasi dan konseling mengenai pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, berhenti merokok, pengendalian berat badan, pencegahan penyakit kronis, serta pengelolaan faktor risiko kesehatan. Apabila ditemukan hasil skrining yang memerlukan penanganan lebih lanjut, tenaga kesehatan akan memberikan tata laksana awal, pemantauan berkala, atau merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan lanjutan sesuai indikasi.

Ruang Lingkup Pelayanan

  • Skrining kesehatan usia dewasa.

  • Pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, IMT, dan lingkar perut.

  • Deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM).

  • Skrining diabetes melitus, hipertensi, dan kolesterol sesuai indikasi.

  • Penilaian status gizi dan konseling gizi.

  • Skrining kesehatan mental sesuai ketentuan.

  • Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta GERMAS.

  • Konseling berhenti merokok dan penerapan gaya hidup sehat.

  • Pemeriksaan laboratorium sederhana sesuai indikasi.

  • Rujukan dan tindak lanjut bagi pasien yang memerlukan pelayanan lanjutan.

Manfaat Layanan

Dengan melakukan skrining kesehatan secara rutin, faktor risiko dan penyakit dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Layanan ini membantu mencegah terjadinya komplikasi penyakit kronis, meningkatkan kualitas hidup, serta mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan secara berkelanjutan.