Layanan Penyakit Menular di Puskesmas bertujuan untuk mencegah, mendeteksi secara dini, mengobati, mengendalikan, dan memutus rantai penularan berbagai penyakit menular di masyarakat. Pelayanan dilaksanakan secara komprehensif melalui upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, serta surveilans kesehatan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Puskesmas memberikan pelayanan skrining, pemeriksaan, diagnosis, pengobatan, pemantauan kepatuhan berobat, investigasi kontak, serta edukasi kepada pasien, keluarga, dan masyarakat. Pelayanan juga mencakup kegiatan surveilans, pelacakan kasus, pelaporan, serta penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) untuk mencegah penyebaran penyakit menular.

Beberapa penyakit yang menjadi prioritas pelayanan meliputi Tuberkulosis (TBC), HIV/AIDS, Infeksi Menular Seksual (IMS), kusta, hepatitis virus, demam berdarah dengue (DBD), malaria, filariasis, leptospirosis, diare, penyakit zoonosis, serta penyakit menular lainnya sesuai situasi epidemiologi di wilayah kerja.

Ruang Lingkup Pelayanan

  • Skrining dan deteksi dini penyakit menular.

  • Pemeriksaan, diagnosis, dan tata laksana sesuai standar.

  • Pelayanan Tuberkulosis (TBC), termasuk penemuan kasus, investigasi kontak, pengobatan, dan pemantauan kepatuhan minum obat.

  • Pelayanan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS), termasuk konseling, tes HIV (sesuai indikasi), pengobatan IMS, dan rujukan.

  • Pelayanan penyakit kusta, hepatitis virus, malaria, demam berdarah dengue (DBD), filariasis, dan penyakit menular lainnya.

  • Surveilans epidemiologi, pelacakan kasus, dan pelaporan penyakit menular.

  • Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB).

  • Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pencegahan penularan penyakit.

  • Rujukan dan tindak lanjut bagi pasien yang memerlukan pelayanan lanjutan.

Manfaat Layanan

Melalui pelayanan penyakit menular yang terintegrasi, kasus dapat ditemukan lebih awal, pengobatan dapat diberikan secara tepat dan tuntas, penularan penyakit dapat dicegah, serta risiko komplikasi, kecacatan, dan kematian akibat penyakit menular dapat diminimalkan. Layanan ini juga mendukung terciptanya masyarakat yang sehat dan terlindungi dari penyebaran penyakit menular.